yahbasi.blogspot.co.id/ . Ternyata Jenis Tanaman Liar Ini Bisa Menjadi Obat dan Berkhasiat . Indonesia sejak dulu sangat terkenal akan kekayaan alamnya, salah satunya adalah jenis tanaman obat. Selama ini, kita sering mendengar kabar tentang tanaman obat keluarga (toga) dan khasiat tanaman obat yang sangat mudah tumbuh di lingkungan sekitar kita.
Tetapi, kali ini tak kalah dengan toga, ada beberapa jenis tanaman yang tumbuh dengan liar di sekitar kita ternyata menyimpan banyak khasiat sebagai obat mujarab untuk membasmi berbagai penyakit. Bahkan tak jarang tanaman liar ini hidup sebagai parasit pada tanaman kita yang lain.
Seperti yang dikutip dari Buku Pintar Tanaman Obat, 431 Jenis Tanaman Penggempur Aneka Penyakit yang ditulis oleh redaksi agromedia, berikut ini merupakan lima jenis tanaman liar yang ternyata menyimpan khasiat obat yang mujarab.
Alang-Alang
Seringkali kita jumpai tumbuh secara liar di lahan-lahan kosong tak terpakai. Tanaman yang memiliki nama ilmiah Imperata Cylindrica ini ternyata mampu menjadi obat mujarab.
Akar alang-alang mengandung arundonin, fernenol, silindrin, simiarenol, kampesterol, stigmasterol, beta-sitosterol, skopoletin, katerol, asan klorogenat, serta sejumlah besar kalsium.
Dengan sejumlah kandungan bahan kimia alami tersebut, akar alang-alang menyimpan beberapa khasiat seperti diuretik, penurun panas, penenang saraf, dan sebagai penyejuk (astringen). Tak hanya itu, akar alang juga berfungsi sebagai peluruh air seni, mengatasi demam dan juga panas dalam.
Bakau
Tanaman yang sering kita jumpai tumbuh liar dengan akar yang tak beraturan di wilayah hutan mangrove, daerah berlumpur, serta pesisir pantai dan sungai, ternyata mengandung zat samak. Tidak hanya berfungsi sebagai penahan erosi, tanaman yang memiliki tinggi sekitar 1-25 meter ini ternyata menyimpan khasiat obat yang tak pernah kita duga..
Kandungan zat samak pada tanaman bakau, membuatnya berkhasiat untuk mengobati disentri, melangsingkan badan, menghentikan pendarahan, homeostasis dan antiseptik. Bagian tanaman bakau yang dapat digunakan sebagai obat adalah kulit batang dan daun.
Benalu
Tanaman yang masa perkembangannya selalu menjadi parasit dengan menempel pada dahan pohon lain ini ternyata menyimpan manfaat sehat buat hidup kita. Perkembangan benalu tak memerlukan media tanah, tanaman ini hidup dengan cara menempel pada pohon lain dan bahkan menyerap mineral dari pohon yang ditempelinya tersebut.
Benalu yang menempel pada tanaman tertentu seperti teh ternyata dapat digunakan sebagai obat anti kanker. Sedangkan benalu yang menempel pada pohon jeruk nipis dapat digunakan sebagai ramuan obat untuk membasmi penyakit amandel.
Jenis benalu pada umumnya dapat digunakan sebagai obat penyakit campak. Hanya saja, kajian ilmiah yang dilakukan untuk memastikan hal tersebut, belum teruji kebenarannya. Bagian benalu yang dapat digunakan sebagai obat adalah batang.
Beluntas
Apa itu beluntas? Beluntas merupakan tanaman semak yang tumbuh tegak dan bisa mencapai tinggi hingga 2 meter. Tanaman ini pun memiliki banyak cabang, memiliki rusuk yang halus dan daun memiliki bulu yang lembut.
Seluruh bagian tanaman beluntas, baik dalam bentuk segar maupun dikeringkan dapat berguna sebagai obat. Beluntas mengandung alkaloid dan minyak atsiri, dan ekstrak akarnya mengandung fraksi metanol.
Daun beluntas berkhasiat untuk menurunkan panas, menyembuhkan radang dan antiluka. Selain itu beluntas berkhasiat juga sebagai obat skabies, TBC kelenjar leher, menambah nafsu makan, membantu pencernaan, menghilangkan bau badan, mengatasi sakit pinggang, obat sakit perut, dan sebagai obat batuk.
Air rebusan daun dan batangnya dapat meredakan asma dan gangguan paru-paru lainnya. Bukan hanya itu, beluntas juga dapat difungsikan sebagai aromaterapi dan stimulan, serta menguatkan saraf jika digunakan sebagai campuran berendam air hangat.
Bakung Putih
Bakung putih adalah tanaman berbatang basah, namun kuat. Tingginya bisa mencapai 1,25 meter dan biasanya tumbuh liar di hutan atau dijadikan sebagai tanaman hias. Tanaman ini hidup di daerah dengan ketinggian 700 di atas permukaan laut, khusunya di lokasi yang teduh dan lembap.
Bagian tanaman yang dapat digunakan adalah akar, umbi lapis, daun dan biji. Tanaman yang identik dengan warna putih yang indah ini mengandung alkaloid dan licorine (emitikum). Getah umbi lapisnya bersifat peluruh muntah. Akar bakau putih bersifat antiracun, dan daunnya bersifat diuretik.
Tetapi, kali ini tak kalah dengan toga, ada beberapa jenis tanaman yang tumbuh dengan liar di sekitar kita ternyata menyimpan banyak khasiat sebagai obat mujarab untuk membasmi berbagai penyakit. Bahkan tak jarang tanaman liar ini hidup sebagai parasit pada tanaman kita yang lain.
Seperti yang dikutip dari Buku Pintar Tanaman Obat, 431 Jenis Tanaman Penggempur Aneka Penyakit yang ditulis oleh redaksi agromedia, berikut ini merupakan lima jenis tanaman liar yang ternyata menyimpan khasiat obat yang mujarab.
Alang-Alang
gambar tanaman obat jenis alang-alang
Seringkali kita jumpai tumbuh secara liar di lahan-lahan kosong tak terpakai. Tanaman yang memiliki nama ilmiah Imperata Cylindrica ini ternyata mampu menjadi obat mujarab.
Akar alang-alang mengandung arundonin, fernenol, silindrin, simiarenol, kampesterol, stigmasterol, beta-sitosterol, skopoletin, katerol, asan klorogenat, serta sejumlah besar kalsium.
Dengan sejumlah kandungan bahan kimia alami tersebut, akar alang-alang menyimpan beberapa khasiat seperti diuretik, penurun panas, penenang saraf, dan sebagai penyejuk (astringen). Tak hanya itu, akar alang juga berfungsi sebagai peluruh air seni, mengatasi demam dan juga panas dalam.
Bakau
Tanaman yang sering kita jumpai tumbuh liar dengan akar yang tak beraturan di wilayah hutan mangrove, daerah berlumpur, serta pesisir pantai dan sungai, ternyata mengandung zat samak. Tidak hanya berfungsi sebagai penahan erosi, tanaman yang memiliki tinggi sekitar 1-25 meter ini ternyata menyimpan khasiat obat yang tak pernah kita duga..
Kandungan zat samak pada tanaman bakau, membuatnya berkhasiat untuk mengobati disentri, melangsingkan badan, menghentikan pendarahan, homeostasis dan antiseptik. Bagian tanaman bakau yang dapat digunakan sebagai obat adalah kulit batang dan daun.
Benalu
Tanaman yang masa perkembangannya selalu menjadi parasit dengan menempel pada dahan pohon lain ini ternyata menyimpan manfaat sehat buat hidup kita. Perkembangan benalu tak memerlukan media tanah, tanaman ini hidup dengan cara menempel pada pohon lain dan bahkan menyerap mineral dari pohon yang ditempelinya tersebut.
Benalu yang menempel pada tanaman tertentu seperti teh ternyata dapat digunakan sebagai obat anti kanker. Sedangkan benalu yang menempel pada pohon jeruk nipis dapat digunakan sebagai ramuan obat untuk membasmi penyakit amandel.
Jenis benalu pada umumnya dapat digunakan sebagai obat penyakit campak. Hanya saja, kajian ilmiah yang dilakukan untuk memastikan hal tersebut, belum teruji kebenarannya. Bagian benalu yang dapat digunakan sebagai obat adalah batang.
Beluntas
Apa itu beluntas? Beluntas merupakan tanaman semak yang tumbuh tegak dan bisa mencapai tinggi hingga 2 meter. Tanaman ini pun memiliki banyak cabang, memiliki rusuk yang halus dan daun memiliki bulu yang lembut.
Seluruh bagian tanaman beluntas, baik dalam bentuk segar maupun dikeringkan dapat berguna sebagai obat. Beluntas mengandung alkaloid dan minyak atsiri, dan ekstrak akarnya mengandung fraksi metanol.
Daun beluntas berkhasiat untuk menurunkan panas, menyembuhkan radang dan antiluka. Selain itu beluntas berkhasiat juga sebagai obat skabies, TBC kelenjar leher, menambah nafsu makan, membantu pencernaan, menghilangkan bau badan, mengatasi sakit pinggang, obat sakit perut, dan sebagai obat batuk.
Air rebusan daun dan batangnya dapat meredakan asma dan gangguan paru-paru lainnya. Bukan hanya itu, beluntas juga dapat difungsikan sebagai aromaterapi dan stimulan, serta menguatkan saraf jika digunakan sebagai campuran berendam air hangat.
Bakung Putih
Bakung putih adalah tanaman berbatang basah, namun kuat. Tingginya bisa mencapai 1,25 meter dan biasanya tumbuh liar di hutan atau dijadikan sebagai tanaman hias. Tanaman ini hidup di daerah dengan ketinggian 700 di atas permukaan laut, khusunya di lokasi yang teduh dan lembap.
Bagian tanaman yang dapat digunakan adalah akar, umbi lapis, daun dan biji. Tanaman yang identik dengan warna putih yang indah ini mengandung alkaloid dan licorine (emitikum). Getah umbi lapisnya bersifat peluruh muntah. Akar bakau putih bersifat antiracun, dan daunnya bersifat diuretik.

















