yahbasi.blogspot.co.id/ . Perempuan Asal Nigeria Ini Hidup Dalam Baskom, Sangat Menyedihkan . Hidup ini memang tidak seindah mimpi dan seindah cerita kehidupan dalam
FTV. Tidak ada yang sempurna di dunia ini, banyak rintangan dan
halangan dalam hidup yang terus menerjang dan harus kita hadapi. Tapi hidup akan selalu mengajarkan kita agar tetap mampu bertahan dan terus berjuang, bukan mengeluh dan
menyesali hidup yang seakan tiada berguna.
Sebagian orang merasa jika hidupnya adalah yang paling sulit, menderita dan kurang beruntung di dunia. Jika sobat merasa seperti itu, maka sobat harus belajar dari gadis yang menghabiskan hidupnya di dalam sebuah baskom ini.
Sebagian orang merasa jika hidupnya adalah yang paling sulit, menderita dan kurang beruntung di dunia. Jika sobat merasa seperti itu, maka sobat harus belajar dari gadis yang menghabiskan hidupnya di dalam sebuah baskom ini.
Ia adalah seorang perempuan Muslim asal negara Nigeria yang mengalami kondisi kurang beruntung dalam hidupnya karena kondisinya hanya separuh tubuh. Ia bernama Rahama Haruna. Kondisi yang ia alami membuatnya tidak bisa melakukan aktivitas seperti layaknya orang normal kebanyakan. Ia hidup dalam sebuah baskom kecil warna hijau, tanpa bisa melakukan banyak hal yang ia inginkan dalam hidupnya.
Hingga saat ini masih belum diketahui apa penyebab keterbatasan fisik yang diderita oleh Rahama ini. Ada banyak spekulasi yang bermunculan, mulai dari serangan makhluk halus juga beberapa alasan medis. Namun tetap saja, belum menemukan titik terang. tidak ada yang tau pasti mengapa nasib malang tersebut menimpa Rahama.
Perlakuan diskriminasi dan dipandang sebelah mata sudah menjadi makanan sehari hari Rahama. Intimidasi tidak membuatnya menjadi lemah, tetapi membuat ia bangkit dan tegar bahkan ia tidak terlihat seperti orang lemah. Seiring bertambahnya usia, Rahama mulai menyadari bahwa drinya berbeda dengan orang kebanyakan. Namun ia tak pernah lelah untuk tersenyum.
Ia terlahir bukan dari keluarga orang yang mampu, kondisi perekonomian keluarganya yang sulit membuatnya meminta sedekah dari para pejalan kaki. Fahad, sang adik yang berusia 15 tahun lah yang selalu setia mengangkat baskom hijau yang jadi rumah bagi Rahama ke pinggiran wilayah Kano untuk meminta sedekah dari khalayak yang lewat. Padahal jarak Kano dari rumah mereka sangat jauh, yaitu sekitar 25 kilometer.
Seorang koresponden BBC yang bernama Alhaji Ibrahim M. Jirgi mengaku tidak tega melihat kondisi Rahama ini. Dan ia memberikan hadiah berupa kursi roda kepada Rahama. Rahama sadar kalau penyakit ini tidaklah bisa disembuhkan. Tapi Rahama tetap bersyukur akan hidup yang dijalani. “Aku beruntung bisa hidup dengan sehat,” ujarnya kepada Alhaji, seperti dilansir Buzz Nigeria.
Melihat fotonya yang seperti ini saja sudah membuat hati ini menangis. Rahama yang berada dalam kondisi yang sangat tidak menguntungkan ini tetap tegar dan tersenyum. Di mata keluarganya ia adalah gadis yang sangat luar biasa, hampir tidak pernah mengeluh. Bandingkan dengan kita yang mempunyai anggota tubuh yang masih utuh, terkadang masih saja mengeluh dan seolah olah kita ini adalah makhluk yang paling tersakiti dan menderita di dunia ini. Syukuri keadaan sobat saat ini. Ternyata masih banyak yang lebih menderita daripada sobat.
Sekarang, masihkah sobat menganggap bahwa hidup sobat yang paling menderita?
Sekarang, masihkah sobat menganggap bahwa hidup sobat yang paling menderita?
sumber : nigeria news dan ini






0 komentar:
Posting Komentar