yahbasi.blogspot.co.id/ . Polisi Indonesia Ini Menyisihkan Gajinya untuk Mendirikan dan Mengajar di Pondok Pesantren . Apa yang sobat pikirkan saat mendengar tentang polisi Indonesia. Kebanyakan pasti berpikirnya tentang imej "negatif" ,hanya karena sikap "buruk" segelintir oknum aparat, tetapi yang lain kena getahnya. Tetapi polisi yang satu ini beda. Dimana bedanya Polisi Indonesia satu ini? simak yap.
Bripka Junaidin. Seorang anggota kepolisian dari Polres Bima Kota yang
ditugaskan di Polsek Rasa Nae Barat oleh satuannya. Di sela
kesibukannya sebagai seorang aparat negara, Junaidin mempunyai kebiasaan
yang mulia, yaitu menyisihkan waktu dan gajinya untuk mendirikan serta
mengajar sebuah pesantren bernama Al Fathul Ulum yang terletak di Dusun
Nggela Kelurahan Jati Wangi, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Muchtar Muiz, salah satu warga Kota Bima yang menceritakan melalui akun
Facebooknya, Rabu (20/1), menuturkan bahwa Bripka Junaidin
mengangkut sendiri bahan baku seperti pasir dan batu dari alam di
sekitarnya. Menariknya lagi, seluruh bangunan tersebut tidak menggunakan
tukang bangunan panggilan karena semua dikerjakan sendiri oleh Bripka Junaidi
dan dibantu oleh warga sekitar dan keluarga beliau.
"Pembangunan ini dimulai pada tahun 2009. Dengan biaya murni dari kantong pribadi dengan cara menyisihkan gaji yang beliau dapatkan dari pekerjaannya sebagai anggota polisi," kata Muchtar.
"Pembangunan ini dimulai pada tahun 2009. Dengan biaya murni dari kantong pribadi dengan cara menyisihkan gaji yang beliau dapatkan dari pekerjaannya sebagai anggota polisi," kata Muchtar.
Ini Foto Polisi yang di ceritakan :
Seharusnya sebagai masyarakat, tidak sepatutnya kita menilai semua Polisi di Indonesia ini sama, karena ulah beberapa oknum. Buktinya masih ada Polisi Indonesia yang berhati mulia :)
sumber




0 komentar:
Posting Komentar